Step cara redirect domain yang baik dan benar, agar SEO tetap terjaga

Step cara redirect domain yang baik dan benar, agar SEO tetap terjaga

Luxury138

Redirect domain atau mengganti url alamat domain situs merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh para webmsater atau pemilik situs website atau blog, redirect yang dimaksud disini adalah redirect 301 atau pengalihan permanen. Beberapa alasan melakukan redirect diantaranya adalah perubahan situs ke nama domain lain yang lebih baik, atau alasan lain misal pemblokiran akses oleh operator Indonesia seperti contoh Internet Positif bagi pengguna Telkom.

Trafik pengunjung merupakan hal utama alasan berdirinya sebuah situs, namun tak jarang proses redirect yang kurang sesuai justru menurunkan peringkat keyword di mesin penelusuran seperti Google sehingga menyebabkan penurunan trafik pengunjung yang tentunya akan menurunkan pendapatan dari situs anda. Pada kesempatan ini saya ingin memberikan tips dan step yang baik dan benar dalam redirect 301 situs agar SEO tetap terjaga.

Luxury138

Step cara redirect domain yang baik dan benar, agar SEO tetap terjaga

Sebut saja domain lama adalah domainlama.com dan domain baru adalah domainbaru.com.

#1. Cloning situs ke domainbaru.com dan pastikan semua benar

Hal pertama yang dilakukan adalah dengan terlebih dahulu menduplikat atau kloning situs lama ke situs baru, bisa dilakukan dengan mengimport file web dan database ke domainbaru.com lalu sesuaikan lokasi direktori themenya. Sudah ada banyak tutorial cara redirect 301 situs yang bisa anda ikuti tutorialnya.

Pastikan situs baru di domainbaru.com dapat diakses dengan benar baik homepage, url konten dan halaman lainnya. Jika anda melakukan proses kloning di server dengan benar maka seharusnya tidak jadi masalah di step ini.

#2. Redirect 301 pada server

Setelah proses kloning selesai, selanjutnya adalah meredirect domainlama.com ke domainbaru.com, saran saya adalah dengan menjalankan perintah atau menjalankan rewrite di server anda. Jika anda menggunakan Nginx server maka anda dapat menambahkan rewrite di file konfigurasi Nginx sedangkan jika anda menggunakan Apache server maka anda dapat menambahkan perintah di file .htaccess-nya.

Selanjutnya adalah melakukan cek terhadap url seperti url homepage, konten, kategori dan lain sebagainya pastikan teredirect ke domainbaru.com. Oh ya pastikan semua protokol domain seperti http://, http://www, https://, https://www teredirect ke domainbaru.com.

#3. Redirect 301 di Webmaster atau Search Console Google

Langkah terakhir adalah memberitahu Google bahwa situs anda melakukan perubahan alamat, anda dapat mengakses Search Console kemudian mendaftarkan situs baru anda. Setelah kedua situs terdaftar yakni domainlama.com dan domainbaru.com anda dapat meminta pengindeksan ke domainbaru.com melalui menu Perubahan Alamat Situs.

Setelah selesai anda tinggal menunggu proses indeks domainbaru.com di Google, biasanya dalam beberapa hari hingga minggu. Tergantung seberapa sering bot Google merayapi situs anda. Semakin populer situs anda di hasil penelurusan Google maka semakin cepat domainbaru.com akan terindeks juga berikut keyword-keyword yang rangking didalamnya.