Permasalahan yang sering dialami ketika menggunakan VPS sebagai web server

Permasalahan yang sering dialami ketika menggunakan VPS sebagai web server

Luxury138

Saya pribadi lebih memilih menggunakan VPS sebagai web server untuk menghosting website atau blog yang saya kelola, alasannya karena performa dari VPS ini yang jauh lebih baik ketimbang shared hosting. Dari segi biaya pun sekarang ini sudah ada banyak layanan VPS yang menyediakan dengan harga yang cukup murah. Sebagai contoh di Digitalocean dan Vultr, bagi yang mayoritas visitor webnya dari Indonesia maka bisa memilih VPS yang berkolasi di Singapore.

Ketika menggunakan layanan Unmanaged VPS, maka kamu dituntut untuk bisa mengelola VPS kamu sendiri dengan baik. Berbeda dengan shared hosting, ketika ada error atau trouble maka bisa langsung menghubungi pihak teknisi untuk memperbaikinya. Berikut ini beberapa permasalahan yang sering ditemui ketika menggunakan VPS sebagai web server, terutama untuk web yang memiliki trafik tinggi hingga ratusan ribu pageviews.

RgoPoker

Permasalahan yang sering dialami ketika menggunakan VPS sebagai web server

1. Firewall yang memblokir aplikasi terinstall

Tiap VPS biasanya memiliki sejenis antivirus sebagai perlindungan ke sistem itu sendiri, namun terkadang malah justru firewall ini memblokir aplikasi terinstall di dalam VPS itu sendiri. Nah kamu dapat memperbaikinya dengan cara mengetahui terlebih dahulu jenis firewall di VPS kamu, biasanya adalah 2 yakni firewalld atau iptables dan sudah ada banyak tutorial cara menonaktifkan atau melakukan konfigurasi terhadap kedua jenis firewall tersebut, kalau saya lebih memilih menonaktifkan saja karena lebih mudah.

2. Reboot/restart node oleh pihak VPS

Layanan VPS yang saya gunakan yang paling sering reboot node adalah Vultr, hal ini biasanya akan berpengaruh pada VPS di server yang sama. Biasanya beberapa aplikasi seperti PHP akan turn off dengan sendirinya akibat dari reboot node tersebut. Jadi jika kamu mendapatkan notifikasi maintenance reboot node tersebut dan web kamu tidak dapat diakses maka langsung cek saja apakah semua aplikasi dalam kondisi On.

3. Disk space full tanpa sebab

Web kamu memiliki ukuran yang kecil, kenapa disk space atau penyimpanan VPS bisa full? kamu bisa menjalankan beberapa perintah untuk jenis OS yang kamu gunakan untuk mencari file yang menyebabkan disk space VPS kamu full. Yang paling sering adalah di file log, silahkan cek file log dilokasi folder sesuai jenis kontrol panel yang kamu gunakan. Jika web kamu memiliki visitor yang tinggi maka harus sering-sering cek file log atau menonaktifkannya jika dirasa perlu.

4. Web sering down padalah sumber daya VPS masih longgar

Yang paling sering dialami adalah mereka yang menggunakan Nginx sebagai web server, dimana jumlah Core VPS mereka cukup namun web tetap lambat dan sering kali down. Solusinya adalah hanya dengan merubah worker_processes pada file konfigurasi Nginx disesuaikan dengan jumlah Core di VPS kamu, karena defaultnya adalah 1. Dengan demikian seluruh Core VPS dapat bekerja dengan efisien karena bisa menghandal seluruh proses di VPS kamu.

Diatas merupakan penjelasan secara umum saja, semoga beberapa penjelasan diatas bisa memberikan pencerahan atas permasalahan di VPS kamu ketika digunakan sebagai web server.

Luxury138