Pengalaman menginap di Jiwa Jawa Resort Bromo

Pengalaman menginap di Jiwa Jawa Resort Bromo

Luxury138

Saat ini saya berada di kamar penginapan di Jiwa Jawa Resort Bromo, sekarang lagi menunggu penjemputan Jeep Bromo untuk menikmati Sunrise mendaki ke puncak Bromo sambil saya menulis artikel ini. Bagi teman-teman yang pertama kali traveling ke wisata Bromo mungkin sempat bingung memilih penginapan di Bromo, karena ada banyak sekali pilihan dengan rentang harga mulai ratusan ribu hingga jutaan permalam.

Ada beberapa pilihan tentunya, salah satunya adalah Jiwa Jawa Resort yang merupakan salah satu penginapan terbaik di Bromo. Per saya check kalau tidak salah di Jiwa Jawa Resort adalah yang termahal di Bromo. Kebetulan saya juga menginap di tempat tersebut untuk liburan ke Bromo saya minggu ini.

Luxury138

Pengalaman menginap di Jiwa Jawa Resort Bromo

Soal foto-foto Jiwa Jawa Resort saya rasa sudah bisa teman-teman temukan di Google ya sudah banyak. Kali ini saya ingin membagikan kesan pengalaman saya menginap di Jiwa Jawa Resort di kawasan Bromo. Di Jiwa Jawa Resort mayoritas yang menginap adalah turis asing, tak heran jika pertama kali telfon kesana saya disambut dengan bahasa Inggris dan benar saja disana saya kebanyakan saya bertemu dengan bule-bule.

Kesan Pertama

Kesan pertama tentu lihat harga ya guys (hehehe) dan ini kalau saya lihat adalah pengiapan termahal yang terdekat dengan gunung Bromo ketika saya cek di Traveloka, dimana kamar paling murah adalah kurang lebih Rp 2.000.000 permalamnya. Jika teman-teman memilih harga paling murah maka mendapat kamar dengan lokasi lantai paling bawah. Untuk lantai 2 yang Eksekutif harganya Rp 2.500.000 (ini yang saya pilih), untuk lantai 3 khusus untuk teman-teman yang membawa keluarga hingga 4 orang. Untuk pembayaran bisa menggunakan kartu debit dan kredit.

Kebetulan saya liburan di hari Senin, karena saya menghindari padatnya hari libur. Ketika saya sampai disana suasana sangat sepi namun terlihat menyenangkan dengan suara gemercik air di kolam buatan di taman dan lampu-lampu taman yang tidak terlalu terang namun sangat apik penataannya. Sampai di Resepsionis saya disambut sama mbak-mbak dan mas-mas yang cukup ramah. Setelah saya memilih dan membayar kamar untuk 3 malam saya langsung saja menuju kamar.

Fasilitas Kamar

Soal desain bangunan dan kamar di Jiwa Jawa Resort menurut saya cukup berkesan, konsep penataan ruangan bangunan, taman, kamar, tangga, jalan dan lain-lain sebagainya sangat menawan. Untuk fasilitas kamar yah seperti hotel berbintang pada umumnya, semua perlengkapan mandi sudah ada, shower air hangat juga tersedia, teh dan gula beserta water heater sudah ada, LED TV juga sudah ada, line telepon untuk pesan ini itu ke hotel. Kemudian ada juga Restoran dan Cafe yang terpisah, galeri-galeri untuk foto-foto juga ada, kemudian ada juga Jazz Gunung dan pertunjukan lainnya di malam-malam tertentu. Oh ya kemudian untuk petugas hotel saya rasa cukup ramah dan tidak ada keluhan dari saya.

Makanan

Kalau makanan saya cuma pesan makanan-makanan Indonesia seperti Bebek atau Ayam lalapan, Nasi Goreng dan lain sebagainya. Jujur disana ada banyak sekali makanan dengan nama-nama yang baru saya dengar (hehehe) dan saya tidak memesannya. Untuk harga gimana? sebagai salah satu contoh Bebek Lalapan itu harganya 80 ribu rupiah. Kalau rasa makanan yang pernah saya makan disana cukup enak, porsinya juga mengenyangkan, yah no comment dan no complaint lah.

Kekurangan Jiwa Jawa Resort Bromo menurut saya

  • WiFi cuma ada di tempat-tempat seperti di Lobby, Restoran dan Geleri.
  • dikamar kloset duduknya hanya ada kloset dan tisu saja, ini merepotkan bagi yang tidak terbiasa cebok dengan tisu
  • dikamar tidak ada meja santai dengan 2 kursi yang harusnya disediakan di balkon samping kamar, misal untuk makan atau minum bersantai
  • stop kontak justru tidak disediakan didekat bed room, padahal harusnya didekatkan dengan tempat tidur terlebih suasana sangat dingin sehingga orang cenderung akan berselimut terus menerus.
  • chanev tv kurang lengkap juga untuk chanel lokal, chanel luar tidak ada
  • harusnya juga di line telepon diberikan daftar menu makanan, jadi tinggal pesan dan tidak perlu tanya-tanya ketika ingin pesan makanan melalui telepon
  • tidak ada penghangat ruangan, dimana disini rata-rata suhu dimalam hari adalah 14 derajat dan itu sangat dingin
  • tidak ada sandal hotel, dikasihnya sandal jepit biasa

Kesimpulan dari saya, untuk teman-teman yang memilih budget lebih bisa memilih menginap di Jiwa Jawa Resort ketika berwisata ke Bromo. Suasana lingkungan Resort dan kamar yang bersih, pelayanan yang baik saya rasa cukup memanjakan teman-teman menikmati liburan di Bromo. Demikianlah kesan pengalaman saya menginap di Jiwa Jawa Resort di Bromo.