Ketimbang Sarjana, Lulusan SMA Lebih Mudah Dapat Kerja

By | 26 November 2015
188Domino | Agen Poker | Agen Domino | Poker Online Terpercaya

Ketimbang Sarjana, Lulusan SMA Lebih Mudah Dapat Kerja – Realita dunia kerja di masa sekarang ini mungkin jauh dari apa yang anda bayangkan ketika dulu. Sebagian besar orang awam berpendapat salah satu cara mendapatkan pekerjaan yang mapan adalah dengan menempuh pendidikan yang tinggi, atau paling tidak menjadi Sarjana atau Diploma. Lalu apakah asumsi tersebut benar?

Secara umum seseorang di katakan mapan jika gaji yang di perolehnya dari bekerja lebih dari cukup bahkan bisa untuk membeli rumah, mobil dan lain sebagainya. Lalu apakah mencari pekerjaan dengan gaji besar itu mudah? sungguh sulit sekali. Karena anda harus mengincar perusahaan – perusahaan besar dan juga siap bersaing dengan ribuan bahkan puluhan ribu pelamar kerja lainnya.

Ketimbang Sarjana, Lulusan SMA Lebih Mudah Dapat Kerja

Ketimbang Sarjana, Lulusan SMA Lebih Mudah Dapat Kerja

Setuju tidak setuju, inilah kenyatannya di dunia kerja sekarang ini. Tidak selalu dari kita mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi lalu bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan yang kita idam – idamkan sejak dulu.

RomeoPoker | Agen Poker Online | Agen Domino99 Online | Agen BandarQ

Baca juga: Pasti Sulit Mendapatkan Kerja Jika Cara Anda Seperti Ini:

Sekarang ini sudah banyak sekali lulusan – lulusan S1 atau D3, sedangkan permintaan tenaga kerja untuk kualifikasi tersebut masih minim. Lowongan kerja untuk lulusan SMA atau SMK lebih banyak dari pada lowongan untuk lulusan Sarjana.

Contoh secara umum, Sarjana di peruntukan untuk menempati posisi seperti Staff Admin dan Supervisor. Jumlah lowongan kerja untuk posisi tersebut di setiap perusahaan jumlahnya pasti lebih sedikit ketimbang permintaan tenaga kerja untuk proses produksi, pemasaran, sales dan posisi operasional langsung lainnya yang biasanya kualifikasi pendidikan minimal adalah SMA.

Contoh:

Sebuah perusahaan Garmen membutuhkan 100 tenaga kerja untuk posisi operator mesin jahit dengan kualifikasi minimal SMA. Membutuhkan 10 Staff admin dengan kualifikasi pendidikan minimal D3. 2 Supervisor Produksi dengan minimal pendidikan S1.

Contoh diatas merupakan contoh paling mendekati kenyataan dunia kerja saat ini. Alasan lain kenapa Sarjana sulit mendapatkan pekerjaan antara lain:

  • Tidak semua orang mau untuk memulai karir dari bawah dengan kualifikasi pendidikan di bawah gelarnya saat ini
  • Menganggap bahwa Sarjana harus bekerja dengan gaji yang besar dengan posisi yang bagus
  • Persaingan yang cukup tinggi
  • Tidak ada pengalaman sama sekali di dunia kerja

Lulusan Sarjana sulit mendapatkan kerja, tapi . . .

Lebih mempunyai kesempatan untuk dapat menepati posisi pekerjaan yang bagus, walaupun anda memulai pekerjaan dari level yang paling bawah. Terlebih lagi jika anda mempunyai pengalaman kerja yang menunjang posisi tersebut.

Baca juga: Tips Jitu Lolos Psikotes Kerja

Beberapa penjelasan di atas merupakan gambaran umum saja, yang menurut saya mendekati kenyataan saat ini. Bagaimanapun kesuksesan karir sepenuhnya adalah diri kita yang menentukannya dan bagaimana usaha kita untuk mencapainya. Apapun tingkat pendidikan seseorang, kesemuanya memiliki peluang yang sama untuk dapat sukses.

Ini adalah opini dari saya, menurut anda bagaimana?

*Bagaimana Anda dapat bertahan 30-60 menit lebih lama di Ranjang dan secara Permanen Menyembuhkan Ejakulasi Dini. Ingin tahu caranya? Klik disini!

Obat Pembesar Penis

4 thoughts on “Ketimbang Sarjana, Lulusan SMA Lebih Mudah Dapat Kerja

  1. Penablog

    Bisa ya bisa engga si mas tergantung skill juga, kalau lulusan sma tapi ga bisa apa2 pasti susah nyari kerja yang *pantes* beda lagi kalau punya keahlian karena masih ada perusahaan yang mau nerima karyawan tanpa harus jadi sarjana dulu tapi posisinya cukup enak.

    Reply
    1. s.magie Post author

      Tapi banyak juga kok gan yang mau menerima fresh graduate SMA, yah tapi kembali lagi sih namanya pendapat kan berbeda – beda.

      Reply
  2. lasealwin

    Jadi enterpreuner adalah solusinya tapi harus mau mulai dari 0
    “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”

    Reply
    1. s.magie Post author

      Ya, saya juga ingin seperti itu. Coba dari dulu berkeinginan seperti itu.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.