Dampak Media Sosial, Baik dan Buruknya Bagi Kehidupan Kamu

Dampak Media Sosial, Baik dan Buruknya Bagi Kehidupan Kamu

Dampak Media Sosial, Baik dan Buruknya Bagi Kehidupan Kamu – Berbeda dengan beberapa dekade lalu, kini media sosial sudah menjadi pelengkap hidup modern. Beberapa media sosial yang paling populer saat ini seperti Facebook, Instagram, Twitter dan SnapChat.

Rgocasino

Media sosial sulit di lepaskan dari kehidupan sehari – hari, mulai dari remaja hingga dewasa atau orang tua. Jika demikian, lalu apa sih dampak positif dan negatif media sosial untuk kehidupan kita sehari – hari?

Dampak positif media sosial

Interaksi orang jauh

Pertama tentu saja kemudian dalam berinteraksi dengan kerabat atau teman jauh disana. Rasanya menggunakan media sosial untuk berkomunikasi lebih menarik ketimbang hanya mengirimkan SMS atau panggilan telepon.

Kaya informasi

Bandar Q

Kedua, kita mendapatkan lebih banyak dan update informasi. Karena media sosial juga memperluas isi konten secara keseluruhan. Dengan media sosial kita lebih kaya akan informasi seperti update berita selebritis atau peristiwa – peristiwa dunia.

Memperluas jaringan

Ketiga, adalah memperluas jaringan, jaringan disini bukan hanya sekedar teman atau kelompok saja. Melainkan jaringan seperti bisnis atau usaha yang sedang kamu jalankan, menjalin komunikasi dengan konsumen, mendapatkan lebih banyak audiens dan lain sebagainya.

Dampak negatif media sosial

Argumen tak berarti

Pertama, media sosial sering adalah tempat dimana kita berdebat masalah yang sebenarnya penting namun kualitas argumen yang rendah. Contoh saja ketika seseorang berdebat masalah agama, disini terjadi argumen yang cukup sensitif yang tak jarang menimbulkan perselisihan.

Tindakan pengecut

Sejak munculnya internet, berbagai pihak bertindak usil namun pengecut. Yakni ketika mereka tidak menyukai sesuatu maka mereka akan melontarkan kata – kata, tindakan atau aksi lainnya dengan tujuan usil namun tidak menunjukan identitas asli mereka.

Minim tindakan

Media sosial memang bisa di jadikan media aktivis, seorang relawan hanya tinggal posting dan menyertakan tanda tagar. Namun alangkah lebih baiknya jika ada masalah, diikuti dengan tindakan dan tidak hanya menulis status di media sosial saja.

Sebagai contoh ketika masyarakat berkoar – koar tentang dampak dari rumah kaca. Tentunya hal ini lebih baik jika di iringi dengan tindakan seperti penanaman pohon, ketimbang hanya berdebat dengan semangat membara tapi hanya di media sosial.