Cara memilih hosting terbaik untuk website atau blog kamu

Cara memilih hosting yang baik untuk website atau blog kamu

Luxury138

“Hosting lemot, sering down, tidak ada live chat, tiket dibalas seminggu sekali?” waduh ini benar-benar parah, tapi kalimat tersebut hanya sebagai kiasan saya saja ya karena mungkin tidak layanan hosting separah itu. Namun kurang lebih gambaran hal-hal buruk yang kamu harus hindari pada layanan hosting adalah seperti demikian. Hosting adalah komputer server tempat menyimpan semua file situs website atau blog kamu. File-file itu apa saja? ya seperti file web meliputi teks, gambar, theme dan lain sebagainya, kemudian database MySQL juga disimpan di hosting.

Jika kita perhatikan, beberapa website memiliki performa seperti kecepatan loading yang berbeda-beda. Salah satu faktor penyebabnya adalah kualitas dan spesifikasi hosting yang digunakan, hal-hal lain yang mempengaruhi seperti dari struktur tampilan dan bagaimana website tersebut dibangun. Mengenai harga, semakin tinggi spesifikasi sebuah hosting maka harga sewanya semakin mahal. Untuk spesifikasi hosting sendiri bisa disesuaikan dengan kebutuhan website atau blog kamu, misal situs kamu tingkat kunjungannya masih rendah katakanlah hanya ratusan atau ribuan perhari maka bisa menggunakan hosting standar saja.

RGOCASINO

Cara memilih hosting terbaik untuk website atau blog kamu

Jika boleh saya berbicara pengalaman, rasanya sudah tidak terhitung berapa kali saya pindah hosting mulai dari hosting lokal hingga hosting luar negeri. Berbagai pengalaman buruk pernah saya alami dari mulai hosting down, lemot dan berat, blog di suspend serta pengalaman buruk lainnya dengan layanan web hosting. Berbekal hal tersebut saya ingin share pengalaman dan mungkin juga opini saya dalam memilih layanan web hosting terbaik untuk situs kamu, layanan hosting memang banyak tapi harapannya teman-teman jangan asal pilih ya.

Seberapa banyak visitor website kamu? untuk menentukan pilihan paket hosting

Web kamu masih baru atau sudah punya banyak visitor perhari? kalau untuk web baru pilih hosting dengan spesifikasi standar saja yang penting disk spacenya mencukupi misal yang 500 Mb sudah lebih dari cukup untuk ngehosting 1 web baru. Ketika nantinya kebutuhan sumber daya web kamu sudah meningkat maka bisa melakukan upgrade paket hosting.

Untuk situs web yang sudah memiliki visitor, saya berikan gambarannya. Untuk visitor berkisar 1.000 pengunjung perhari masih bisa ditampung oleh hosting standar, sementara untuk visitor hingga 5.000 pengunjung perhari bisa memilih hosting kelas medium, sedangkan jika visitor sudah mencapai 5.000 keatas maka bisa mencoba hosting kelas medium keatas. Lalu jika pengunjung sudah mencapai lebih dari 10.000 perhari maka bisa mempertimbangkan menggunakan VPS.

Mempertimbangkan popularitas layanan hosting

Sisi negatif dari sebuah layanan hosting yang sudah populer adalah mereka sudah memiliki banyak klien, artinya komputer server mereka dipakai oleh banyak akun pengguna. Namun layanan hosting yang baik akan tetap menjaga performa server mereka dengan tindakan seperti menambah jumlah komputer server seiring dengan bertambahnya klien. Kelebihan dari layanan hosting yang sudah populer adalah soal pengalaman, mereka sudah memiliki pengalaman dalam menangani berbagai masalah terkait layanan mereka. Mudahnya, untuk menilai popularitas layanan hosting dapat kamu lihat melalui peringkat Alexa website mereka.

Perhatikan support mereka terhadap customer

Saran saya pilihlah layanan web hosting yang menyediakan fasilitas live chat 24 jam, selain itu pastikan respon mereka cepat. Kenapa? agar ketika terjadi trouble di situs kamu maka akan cepat ditangani. Ketika situs kita down itu rasanya benar-benar kesal loh? terlebih hingga berjam-jam, ingat bro ‘time is money’. Situs yang down bisa disebabkan oleh performa server hosting yang buruk atau mungkin hosting yang sedang mengalami gangguan atau juga faktor human error misal dari sisi si pemilik situs yang mengotak-atik hosting tanpa paham betul apa yang mereka otak-atik. Selain live chat pastikan juga tiket support cepat balasnya, jika menemui layanan hosting yang support tiketnya dibalas hingga 1 hari saran saya mending cabut saja ke hosting lain.

Testimoni negatif pengguna hendaknya jangan digunakan sebagai patokan utama

Testimoni pengguna hosting dapat kamu temui di forum-forum hosting ataupun share artikel para blogger di blog mereka. Boleh mempertimbangkan testimoni pengguna tapi harapannya jangan dijadikan patokan utama. Kenapa? karena sudah menjadi tabiatnya manusia ketika ada keburukan / kejelekan pasti mereka lebih suka mengatakan dan membeberkannya ketimbang kebaikan atau kelebihan, demikian juga pada suatu layanan hosting.

Nanti kamu jadi bingung malah gak jadi beli hosting, karena hampir semua layanan hosting yang sudah populer pasti ada saja komplain dan keluh kesah pengguna. Kecuali hosting yang baru berdiri beberapa bulan, mungkin bersih dan tak ada feedback negatif di internet dari pengguna karena memang jumlah kliennya masih sedikit dan dalam rentang waktu tersebut mungkin layanan mereka belum pernah ada komplain atau masalah berarti.

Jangan mudah tergiur dengan tawaran disk space unlimited

Tawaran disk space unlimited seringkali digunakan sebagai strategi marketing oleh pihak hosting yang memang pada prakteknya sangat mudah menjaring pengguna hosting terutama mereka yang masih awam. Saya juga pernah tergoda dengan tawaran hosting dengan disk space unlimited. Disk space unlimited buat ngehosting apa sih bro? bisa ga ngehosting 1 TB? saran saya jika tidak butuh-butuh amat terhadap kapasitas disk space lebih baik abaikan saja dan lebih fokus ke kualitas dan teknologi hosting mereka yang akan saya jelaskan di paragraf-paragraf selanjutnya.

Perlu diketahui unlimited juga ada batasnya kok, lagian dalam memilih hosting yang perlu diperhatikan itu sebenarnya performa CPU dan RAMnya.  Saya yakin sebagian besar pengguna hosting cenderung lebih sering mengeluhkan overload di CPU atau RAM ketimbang kekurangan disk space. Karena pada umumnya situs dan blog standar hanya menghabiskan tidak lebih 1 GB disk space hosting untuk file web mereka.

Blog saya ini sudah berumur 2 tahun dan ada 2 ribu lebih konten artikel dengan banyak gambar saja kapasitas file hostingnya hanya kurang lebih 500 Mb. Kapasitas hosting misal 10 GB menurut saya sudah lebih dari cukup untuk ngehosting situs web dengan isi konten standar. Apa saja kalau yang gratis atau unlimited pasti ujung-ujungnya bersyarat juga gan. Yang benar-benar gratis dan unlimited di dunia ini yaitu udara yang kita hirup ini gan, boleh deh kita hirup sepuasnya.

Pilih hosting Litespeed

Apa itu Litespeed? adalah teknologi web hosting teranyar saat ini. Ada dua tipe server hosting secara umum yakni Litespeed dan Apache. Litespeed bisa dikatakan adalah versi lebih baik dari Apache, proses load time, pemrosesan PHP dan lain sebagainya lebih cepat. Sumber daya yang digunakan pun lebih stabil sehingga server tidak mudah overload sehingga menyebabkan situs yang overload tersebut di suspend karena mengganggu klien lainnya terutama di versi hosting tradisional.

Web hosting di Indonesia rata-rata masih menggunakan web server Apache, untuk layanan hosting mana saja yang masih pakai Apache dan yang sudah Litespeed mungkin teman-teman bisa tanyakan melalui form komentar di bawah ini karena disini saya tidak sedang mempromosikan dan merekomendasikan layanan hosting manapun. Memilih layanan hosting Litespeed menurut saya adalah hal yang wajib, karena saya sudah merasakan perbedaan antara Apache dan Litespeed web server pada shared hosting. Selengkapnya perbedaan hosting web server Litespeed dengan Apache dapat kamu simak ulasannya disini http://ubloger.com/perbedaan-litespeed-dan-apache-pada-server-hosting/.

Pertimbangkan Cloud Hosting

Sebelumnya saya kurang paham teknis pembangunan hosting jadi kalau ada kekeliruan penjelasan mohon di koreksi. Layanan cloud hosting adalah teknologi hosting terkini dimana para klien akan ditangani oleh banyak komputer server yang tergabung menjadi satu kesatuan. Jadi jika salah satu website mengalami overload, kena hack, virus atau musibah lainnya maka tidak akan mempengaruhi situs lain di server hosting yang sama. Termasuk jika salah satu komputer server down maka akan otomatis terhandel oleh komputer lainnya. Sedangkan layanan hosting tradisional kebalikannya, kalau ada situs yang overload maka akan mempegaruhi klien lainnya dalam satu server yang sama, kalau komputer server down yang sudah bersabar saja. Selengkapnya mengenai perbedaan layanan hosting cloud dan hosting tradisional bisa kamu simak disini.

Jenis kontrol panel hosting

Kebanyakan web hosting menggunakan kontrol panel bernama cPanel, ini merupakan kontrol panel yang umum dan familiar digunakan oleh pengguna, untuk jenis kontrol panel lainnya yang digunakan oleh layanan hosting seperti Plesk. Saran saya pilihlah kontrol panel cPanel saja terutama jika kamu masih awam soal hosting. Karena banyak digunakan, di internet tutorial tentang cPanel ini dapat dengan mudah kamu temukan. Harapannya jika nantinya ditemui masalah di hosting cPanel kamu maka dengan cepat bisa menemukan solusinya. Silahkan kamu bisa menanyakan terlebih dahulu kepada pihak hosting mengenai jenis kontrol panel apa yang mereka gunakan.

Bayar bulanan dulu saja

Layanan hosting biasanya tersedia pembayaran perbulan, pertiga bulan, perenam bulan atau pertahun sekaligus. Saran saya gunakan pembayaran bulanan terlebih dahulu, meskipun terkadang harga pertahun lebih murah. Alasan menggunakan pembayaran perbulan adalah jika kamu merasa tidak puas dengan layanan hosting yang kamu gunakan maka bisa segera berpindah ke layanan hosting lain tanpa meninggalkan masa aktif hosting yang panjang di layanan hosting lama.

Perhatikan TOS mereka

Secara umum persyaratan penggunaan layanan hosting adalah untuk tidak untuk ngehosting situs dengan konten terlarang seperti konten porno, pelanggaran lisensi atau hak cipta, cracking atau hacking, perjudian, konten berbau SARA dan lain sejenisnya. Di Indonesia sendiri peraturan penggunaan hosting dan juga domain lumayan ketat, jadi jika situs web kamu berkonten kurang lebih seperti yang sudah saya sebutkan diatas lebih baik pilih hosting luar negeri atau bisa juga mempertimbangkan layanan hosting yang berkantor pusat di USA. Namun lebih baiknya dimanapun kamu membeli hosting silahkan bisa disimak untuk TOS layanan tersebut.

Pilih hosting Indonesia atau luar negeri?

Kelebihan dari hosting lokal adalah metode pembayarannya yang mudah karena bisa menggunakan transfer bank lokal dan juga untuk support lebih mudah karena sama-sama menggunakan bahasa Indonesia. Namun secara harga jika dibandingkan dengan hosting luar negeri hosting lokal cenderung lebih mahal, terlebih rata-rata shared hosting tidak dapat menampung banyak visitor terutama kelas medium kebawah.

Kelebihan dari hosting luar negeri adalah secara umum harganya lebih murah dan kapasitas trafik visitor yang bisa mereka tampung banyak jika dibanding hosting Indonesia. TOS dari hosting luar negeri juga lebih longgar dibanding hosting lokal, secara umum memperbolehkan ngehosting situs dengan konten dewasa dan gambling. Hanya saja bagi sebagian orang merasa repot soal pembayaran yang kebanyakan menggunakan PayPal dan kartu kredit.

Diatas adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam memilih hosting terbaik untuk situs kamu. Jika teman-teman ingin menambahkan hal lainnya atau menyampaikan pendapat terkait topik bahasan ini jangan sungkan untuk mengisi form komentar dibawah ini. Bagi teman-teman yang ingin tanya tentang bagaimana layanan hosting A, B atau C silahkan bisa menanyakannya kepada saya. Jika saya punya pengalaman disana maka akan saya share pendapat, opini dan saran terbaik untuk kamu.

Luxury138